foto-rontgen-panoramik-1200x709.jpg
21/Oct/2019

Gigi bungsu atau disebut juga gigi molar 3 adalah gigi geraham terakhir yang tumbuh paling terakhir dibanding gigi-gigi yang lain dan posisinya terletak di bagian paling belakang lengkung gigi. Pada kebanyakan orang gigi ini biasanya tumbuh antara usia 18-25 tahun. Namun beberapa orang mengalami tumbuhnya gigi bungsu di luar rentang usia tersebut.

Tumbuhnya gigi bungsu ini seringkali menjadi masalah karena kurangnya ruangan untuk tumbuhnya gigi bungsu sehingga gigi tidak tumbuh dengan sempurna atau seringkali disebut impaksi gigi. Kurangnya ruangan yang ada menyebabkan arah keluar gigi terhalang oleh gigi lain. Selain karena kurangnya ruangan, impaksi gigi bungsu juga dapat disebabkan arah pertumbuhan gigi yang kurang baik.

Untuk mengetahui ada tidaknya serta kondisi dan posisi gigi bungsu, diperlukan foto rontgen panoramik, sehingga akan terlihat kondisi gigi bungsu di rahang atas dan bawah sekaligus

Contoh foto rontgen panoramik

Foto Rontgen Panoramik

Tipe impaksi gigi berdasarkan kemiringan gigi

  1. Vertikal:
    impaksi gigi vertikal
  2. Mesial / mesio angular: arah kemiringan gigi kearah depan– merupakan tipe impaksi yang paling sering dijumpai
    impaksi gigi mesial
  3. Distal / disto angular: arah kemiringan gigi ke arah belakang
    impaksi gigi distal
  4. Horizontal: posisi sumbu gigi dalam arah horizontal
    impaksi gigi horizontal

 

Tipe impaksi berdasarkan jaringan yang menutupi gigi

  1. Impaksi jaringan lunak: bagian mahkota gigi telah tumbuh menembus tulang, namun tidak dapat menembus jaringan lunak gusi
    impaksi jaringan lunak
  2. Impaksi dalam tulang
    A. menyeluruh/full : seluruh bagian gigi masih tertanam dalam tulang.
    Gambar impaksi dalam tulang menyeluruh
    B.sebagian/partial: Ada bagian mahkota gigi yang menembus tulang, namun ada yang masih tertanam dalam tulang
    gambar gigi impaksi dalam tulang sebagian

Apakah gigi bungsu perlu dicabut?

Tidak semua gigi bungsu perlu dicabut, bahkan yang mengalami impaksi/ tumbuh tidak sempurna sekalipun. Namun gigi bungsu yang menimbulkan masalah seharusnya dicabut, dan pada beberapa kasus, gigi bungsu sebaiknya dicabut sebelum menimbulkan masalah di kemudian hari. Dalam hal ini, diperlukan keahlian dan pengalaman seorang dokter gigi untuk menilai apakah gigi tersebut berpotensi menimbulkan masalah.


impaksi-gigi-bungsu.jpg
21/Oct/2019

Tidak semua gigi bungsu perlu dicabut, namun apabila posisi gigi bungsu anda cenderung miring dan tumbuh tidak sempurna dan sering menimbulkan keluhan. Ada baiknya gigi tersebut dicabut karena akan menimbulkan masalah-masalah lebih berat di kemudian hari. Apa saja kemungkinan masalah yang dapat terjadi?

  1. Operkulitis/ infeksi gusi disekitar gigi bungsu yang masih menutupi mahkota gigi.

Pada gigi bungsu yang pertumbuhannya tidak seluruhnya menembus gusi, akan dijumpai jaringan gusiĀ  yang masih menutupi mahkota gigi atau disebut juga operkulum. Sisa makanan dan bakteri seringkali terakumulasi di bawah gusi tersebut dan sulit dibersihkan, sehingga menyebabkan infeksi (operkulitis). Operkulitis juga dapat terjadi karena tergigitnya operkulum saat sedang mengunyah.

  1. Karies gigi

Karena posisi gigi bungsu yang berada jauh di belakang, penyikatan gigi dan penggunaan benang gigi menjadi sulit sehingga risiko terjadinya karies/ gigi berlubang menjadi lebih besar

  1. Kerusakan gigi yang bersebelahan dengan gigi bungsu

Proses pertumbuhan gigi bungsu terutama yang arah pertumbuhannya ke arah gigi tetangganya ( gigi molar2) dapat merusak akar dari gigi tetangga/ resorbsi akar. Bila dibiarkan dan menjadi sangat parah, baik gigi bungsu maupun gigi molar 2 yang telah rusak harus dicabut keduanya.

  1. Tumor atau Kista

Walaupun cukup jarang terjadi, tumor dan kista dapat berkembang di jaringan yang mengelilingi gigi bungsu yang mengalami impaksi. Bila diputuskan bahwa gigi bungsu yang impaksi tidak dicabut, dokter gigi biasanya merekomendasikan pasien untuk difoto rontgen secara berkala untuk mengevaluasi area sekitar gigi bungsu apakah mulai terbentuk jaringan tumor atau kista sehingga dapat segera dirawat.

  1. Gigi berjejal

Adanya dorongan dari pertumbuhan gigi bungsu dapat menyebabkan terdesaknya gigi-gigi lain di depannya, terutama gigi depan sehingga menjadi berjejal/ crowding. Kadang dapat pula menyebabkan perubahan posisi gigi ke arah yang lebih buruk setelah perawatan ortodonti/ behel selesai dilakukan.

Mengingat banyaknya masalah yang dapat ditimbulkan, segeralah konsultasikan kondisi gigi bungsu anda pada dokter gigi spesialis bedah mulut di klinik kami.


ToothSignature Klinik Gigi Kelapa Gading Jakarta

Tooth Signature adalah Klinik Gigi Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menyediakan layanan Spesialis Ortodonti dari Dokter Gigi - Dokter Gigi berpengalaman, lulusan terbaik dari berbagai Universitas Ternama di Indonesia.

Cari Spesialis Ortodonti Jakarta ?
Tooth Signature tempatnya

Lokasi

Tooth Signature
Jl. Bulevard Raya RA19 no. 10 Kelapa Gading, Jakarta Utara

Cabang Bekasi
Jl. Bulevard Hijau Blok B1 no 31, Harapan Indah- Bekasi Barat

Designed and optimized by SimpleBetter 2017. All Right Reserved