Mengenal Openbite (Gigitan Terbuka)

August 18, 2020 by admin0
open-bite.jpg

menangani open bite

Pernahkah Anda melihat kondisi gigi seperti gambar diatas? Atau kondisi tersebut justru terjadi pada diri Anda sendiri? Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Yuk kita simak penjelasannya!

Tidak dapat dipungkiri bahwasanya kondisi gigi setiap orang berbeda. Ada yang memiliki susunan gigi baik, namun ada pula dengan kondisi maloklusi tertentu, seperti gigi geligi berjejal atau crowding, maju atau mundur pada salah satu rahang, gigitan yang dalam (deep bite), gigitan terbuka (open bite) seperti pada gambar diatas, dan lain-lain. Hal tersebut dapat terjadi karena berbagai macam faktor. 

Open bite atau gigitan terbuka seperti gambar diatas adalah suatu kondisi dimana terdapat ruangan atau celah di antara gigi atas dan gigi bawah, tidak saling bersentuhan/berkontak, bahkan saat menutup mulut. Terdapat beberapa klasifikasi untuk gigi open bite, diantaranya:

    1. Dentoalveolar open bite: adalah gigitan terbuka/ openbite yang terjadi karena gangguan pertumbuhan gigi teliti, misalkan over erupsi gigi-gigi belakang atau kurang skripsinya gigi-gigi depan. Biasanya sering disebabkan faktor lingkungan
    2. Skeletal open bite: adalah gigitan terbuka yang disebabkan oleh pertumbuhan tulang rahang atas atau bawah yang abnormal.Biasanya disebabkan karena faktor genetik.

 

  • Posterior open bite: adalah openbite yang terjadi ketika gigi-gigi bagian belakang atas dan bawah tidak bertemu.

 

  1. Anterior open bite: adalah openbite yang terjadi ketika gigi-gigi depan bagian atas dan bawah tidak dapat bertemu atau overlap. Dapat diklasifikasi menjadi 2 yaitu skeletal anterior openbite dan dental anterior openbite 

 

Apa sih penyebab terjadinya open bite

Terjadinya gigitan terbuka atau open bite merupakan interaksi yang saling mempengaruhi antara faktor genetik dan faktor lingkungan. Beberapa faktor penyebab gigitan terbuka adalah pola pertumbuhan yang abnormal baik rahang atas maupun rahang bawah. Selain itu bentuk dan ukuran lidah juga bisa mempengaruhi. Faktor kebiasaan buruk juga menyebabkan terjadinya gigitan terbuka ini, seperti:

  • Menghisap ibu jari (thumb sucking)
  • Menjulurkan lidah (tongue thrusting)
  • Menggigit atau menghisap bibir (lip biting/sucking)
  • Bernapas melalui mulut (mouth breathing). Mengenai mouth breathing sudah pernah Tooth Signature bahas di link ini.

Kenapa sih harus dirawat? Banyak permasalahan yang dialami terkait open bite, seperti: 

    1. kesulitan dalam pengucapan yakni mengucapkan huruf s, sh, z, zh, th, t dan d.
    2. Seringkali pasien datang dengan keluhan tidak bisa mencabik atau menggigit makanan 
    3. Selain itu, pasien merasa tidak puas terhadap penampilan wajah bahkan saat tersenyum.

 

  • Open bite juga bisa menyebabkan kelainan sendi rahang/ temporomandibular joint 

 

Lalu, bagaimana cara mendiagnosa openbite dan bagaimana perawatannya? Akan kita bahas di artikel selanjutnya yaaah


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


ToothSignature Klinik Gigi Kelapa Gading Jakarta

Tooth Signature adalah Klinik Gigi Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menyediakan layanan Spesialis Ortodonti dari Dokter Gigi - Dokter Gigi berpengalaman, lulusan terbaik dari berbagai Universitas Ternama di Indonesia.

Cari Spesialis Ortodonti Jakarta ?
Tooth Signature tempatnya

Lokasi

Cabang Jakarta
Jl. Bulevard Raya RA19 no. 10 Kelapa Gading, Jakarta Utara

Cabang Tangerang
Ruko 1B, Jl Kelapa Gading Selatan, Blok BH10/20, Tangerang

Cabang Bekasi
Jl. Bulevard Hijau Blok B1 no 31, Harapan Indah- Bekasi Barat

Designed and optimized by SimpleBetter 2017. All Right Reserved