Apakah Boleh Melakukan Pencabutan Gigi Bila Ada Diabetes?

May 16, 2024 by 0
cabut-gigi-7.jpg

Gigi merupakan salah satu organ yang diciptakan agar bisa bertahan sepanjang hidup, sehingga gigi perlu dirawat dengan baik. Namun, ada beberapa masalah yang membuat gigi tersebut perlu dicabut, seperti gigi berlubang, gigi goyang, gigi patah, susunan gigi berantakan yang akan dirapihkan dengan kawat gigi, radang gusi, dan trauma.

Diabetes 

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang umum mempengaruhi semua usia disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat. Diabetes mellitus (DM) adalah penyakit metabolik dengan ciri khas yaitu terjadinya hiperglikemia (kadar gula darah tinggi) dan ketidakmampuan tubuh menghasilkan/menggunakan insulin. Diabetes ditandai dengan kadar gula darah sewaktu >= 200 mg/dL dan HbA1C >= 6,5%.

Masalah gigi pada pasien diabetes

Berdasarkan American Diabetes Association, penderita diabetes mempunyai risiko tinggi dalam masalah gigi, termasuk : penyakit gusi, radang gusi (gingivitis), radang pada jaringan penyangga gigi (periodontitis), kegoyangan gigi. Pengobatan pada pasien diabetes juga mempunyai efek samping seperti mulut kering. Mulut kering dapat meningkatkan risiko gigi berlubang, infeksi jamur/kandidiasis, dan ulser/sariawan di mulut. 

Hubungan antara infeksi dan hiperglikemia

Penderita diabetes yang memiliki kadar gula darah tinggi lebih dari normal cenderung mengalami sistem imun yang tidak stabil sehingga terjadi peningkatan terjadinya infeksi (pertumbuhan bakteri di dalam mulut) dan terganggunya sirkulasi darah yang akan merusak jaringan dan serat yang menghubungkan gigi dan gusi, lama kelamaan gigi tersebut menjadi goyang dan kerusakan gigi banyak bermunculan. Infeksi juga dapat menyebabkan hiperglikemi dan meningkatkan asam lemak sehingga terjadi asidosis (kadar asam dalam tubuh tinggi). Kondisi ini membuat kadar gula darah sulit dikontrol.

Bolehkan penderita diabetes cabut gigi?

Pencabutan gigi pada penderita diabetes boleh dilakukan dengan izin dokter dan memenuhi syarat tertentu. Pada penderita diabetes, terdapat risiko seperti proses penyembuhan yang lebih lama dan terjadinya infeksi opportunistik (infeksi yang terjadi akibat penurunan sistem kekebalan tubuh disebabkan oleh bakteri, jamur, parasit, atau virus). 

Dokter gigi biasanya akan meminta pasien untuk mengecek kadar gula darah nya terlebih dahulu sebelum pencabutan gigi. Kadar gula darah yang diizinkan untuk dilakukan Tindakan yaitu gula darah puasa pada rentang 80 – 130 mg/dL, gula darah 2 jam setelah makan < 180 mg/dL, atau gula darah sewaktu < 200 mg/dL. Jika nilainya lebih tinggi dari angka tersebut, luka yang dihasilkan dari pencabutan gigi membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh. Pencabutan gigi saat kadar gula darah tidak terkontrol akan meningkatkan peradangan yang lebih lama akibat produksi sitokin (protein yang berperan pada proses inflamasi) yang berlebihan. Oleh karena itu, kadar gula darah harus dikontrol setidaknya sebelum dan setelah dilakukan pencabutan gigi. Sebelum pencabutan, pasien dianjurkan untuk kontrol ke dokter spesialis dan melakukan pengobatan secara rutin untuk menjaga kadar gula darah berada dalam batas normal serta mengimbangi dengan makan makanan yang cukup sebelum dilakukannya tindakan. Jika sebelum pencabutan gigi ditemukan kadar gula darah lebih tinggi dari normal disarankan untuk melakukan pengobatan diabetes terlebih dahulu. Jika dalam waktu 2 minggu setelah pengobatan diabetes, kadar gula darah dapat dikontrol baru bisa dilakukan pencabutan gigi. Selain itu, kondisi kebersihan mulut juga penting untuk diperhatikan sebelum pencabutan gigi untuk mencegah terjadinya infeksi opportunistik setelah pencabutan gigi. Tindakan baiknya dilakukan pagi hari sekitar 1-1,5 jam setelah sarapan.

Diabetes disertai dengan hipertensi/darah tinggi risikonya lebih berbahaya dan bisa mengalami komplikasi karena cabut gigi. Maka dari itu, tekanan darah juga harus diawasi sebelum, saat, dan setelah pencabutan gigi untuk mencegah komplikasi.

Namun secara keseluruhan, jika kadar gula darah terkontrol dan kondisi pasien dalam kondisi yang baik, cabut gigi dapat dilakukan dengan aman.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


ToothSignature Klinik Gigi Kelapa Gading Jakarta

Tooth Signature adalah Klinik Gigi Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menyediakan layanan Spesialis Ortodonti dari Dokter Gigi - Dokter Gigi berpengalaman, lulusan terbaik dari berbagai Universitas Ternama di Indonesia.

Cari Spesialis Ortodonti Jakarta ?
Tooth Signature tempatnya

Lokasi

Cabang Jakarta
jl Bulevard Raya blok RA 27 no. 28, RT.11/RW.15, Pegangsaan Dua, Kec. Klp. Gading, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 14240

Designed and optimized by SimpleBetter 2017. All Right Reserved