Please wait...

prosedur-pemasangan-veneer-gigi.jpg
23/May/2018

Apa Itu Veneer

Saat ini banyak orang khususnya wanita yang sadar akan keindahan bentuk gigi. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan gigi rapi dan senyum menawan. Mulai dari memasang kawat gigi hingga melakukan pemutihan gigi atau bleaching, tetapi prosedur tersebut seringkali memakan waktu sehingga dicarilah cara yang lebih cepat. Salah satu cara cepat yang tengah digemari adalah veneer gigi. Apa itu Veneer gigi?

harga veneer gigi di klinik gigi kelapa gading
pasang veneer gigi

Veneer gigi adalah lapisan tipis menyerupai bentuk gigi yang dibuat untuk melapisi bagian depan gigi manusia. Tujuan memasang veneer gigi untuk menutupi warna gigi yang kuning sehingga gigi jadi tampak putih, menutup celah antara gigi, memperbaiki gigi yang patah, meratakan posisi gigi yang sedikit tidak rapi sehingga membuat senyum lebih indah nan mempesona.

Keuntungan & Efek Samping

Keuntungan veneer gigi yaitu gigi akan terlihat rapi dengan cara lebih cepat, warna gigi menjadi tampak lebih putih, hasil perawatan lebih natural dan tahan lama. Meningkatkan rasa percaya diri karena senyum akan menjadi semakin baik dengan melakukan veneer gigi, membuat gigi terlihat lebih proporsional, tidak membutuhkan proses pemutihan seperti bleaching, Veneer gigi terbuat dari bahan yang kuat dan tahan lama, sehingga tetap menikmati berbagai aktivitas di dalam mulut tanpa perlu merasa khawatir.

Kerugian Veneer Gigi yaitu diperlukan pengikisan permukaan gigi hingga 0.5mm secara permanen, veneer gigi bisa terlepas walaupun sangat jarang terjadi. Untuk meminimalisir kejadian tersebut, pasien dilarang menggigit kuku, mengunyah pensil, es atau benda keras lain, karena benda-benda tersebut memberikan tekanan yang cukup besar bagi gigi.  Gigi berlubang masih mungkin terjadi pada veneer gigi sehingga pasien harus selalu mejaga kesehatan gigi dengan baik. Apabila pasien suka menggertakan gigi saat tidur maupun saat aktivitas sehari-hari juga tidak cocok menggunakan veneer karena dapat menyebabkan veneer retak. Jadi intinya pasang veneer gigi tidak sakit, tapi perlu perawatan ekstra, karena jika tidak veneer gigi bisa retak

2 Macam Veneer

Berdasarkan bahan lapisannya, terdapat dua jenis veneer, yaitu veneer langsung (direct) dan tidak langsung (indirect). Veneer direct (Composite Veneer) terbuat dari bahan resin komposit. Proses pengerjaan veneer direct bisa langsung dipasang setelah melakukan konsultasi dengan dokter gigi. Veneer ini menggunakan bahan yang biasa digunakan untuk menambal gigi. Veneer direct / veneer komposit ini biasanya tahan sekitar 2-5 tahun.

Sedangkan veneer indirect (Porcelain Veneer) dibuat dari bahan yang lebih kuat, seperti porselen atau keramik. Proses pembuatannya memerlukan lebih dari sekali kunjungan karena harus melewati tahapan konsultasi, pengasahan gigi, pencetakan gigi, dan setelah itu hasil cetakan gigi dibuat di laboratorium sesuai instruksi dokter gigi. Veneer indirect / veneer porselen ini dapat tahan hingga 15 tahun jika dirawat dengan baik

Durasi pemasangan veneer pun juga berbeda-beda tergantung kepada kondisi gigi dan tingkat kerumitannya. Biasanya veneer direct memakan waktu lebih dari dua jam karena dikerjakan saat itu juga, mulai dari proses pengasahan gigi dan pengukirannya. Adapun untuk veneer indirect memakan waktu antara satu hingga dua jam atau 15 hingga 20 menit untuk satu gigi. Lamanya durasi pemasangan veneer tergantung pada jumlah gigi yang akan dipasang veneer. Biasanya gigi yang di veneer adalah gigi yang terlihat saat senyum (sebatas smile line), yaitu 8 gigi atas dan 8 gigi bawah.

Kelebihan dan kekurangan veneer direct yaitu lebih ekonomis dan praktis karena dengan sekali kunjungan ke dokter gigi veneer langsung terpasang hingga selesai. Kekurangannya adalah bahan resin komposit mudah menyerap warna sehingga mudah berubah warna dan ketahanannya tidak selama yang porcelain, hasil akhir veneer direct tidak sebaik veneer porselen, perlu pemolesan secara teratur agar gigi tetap terlihat putih dan terawat. Sedangkan kelebihan dan kekurangan veneer indirect yaitu bahan porcelain memiliki ketahananan yang lebih baik, lebih stabil  dan tidak menyerap makanan sehingga tidak cepat berubah warnanya, dan paling awet dibandingkan dengan jenis veneer lainnya, tetapi dari segi harga lebih mahal dibandingkan dengan bahan resin komposit pada veneer direct.

Prosedur Pemasangan Veneer

Prosedur secara umum pemasangan veneer indirect sebagai berikut. Pada kunjungan pertama konsultasikan masalah gigi kepada dokter gigi. Selanjutnya dokter gigi akan memeriksa kondisi gigi dan mulut serta memberikan informasi mengenai kelebihan dan kekurangan veneer, prosedur veneer, dan cara merawat gigi yang telah di veneer. Setelah pemeriksaan kondisi gigi dan mulut, dokter gigi akan melakukan pencetakan gigi untuk dijadikan model study dan pembuatan mock up menggunakan wax untuk mengetahui perkiraan hasil akhir veneer. Pada kunjungan kedua, dokter gigi akan mencobakan mock up sebelum gigi diasah sehingga pasien dapat memperkirakan hasil veneer. Apablia sudah setuju dengan bentuk mock up, maka akan dilakukan pengikisan permukaan gigi sebanyak 0,5mm. Selanjutnya akan dilakukan pencetakan akhir yang digunakan untuk pembuatan veneer porcelain di laboratorium. Proses ini membutuhkan waktu sekitar 1 sampai 2 minggu, tergantung dari jumlah veneer. Pada kunjungan ketiga, dokter gigi akan merekatkan veneer pada permukaan gigi menggunakan bahan khusus. Proses pemasangan dimulai dengan pembersihan permukaan gigi. Selanjutnya veneer pocelain dicoba terlebih dahulu. Apablia telah sesuai, permukaan gigi dan veneer dibersihkan dan dilakukan sementasi veneer menggunakan bahan perekat dan sinar. Seminggu setelah pemasangan veneer sebaiknya kontrol ke dokter gigi untuk memastikan bahwa tidak ada masalah setelah pemasangan.

tahapan proses veneer gigi
prosedur pemasangan veneer murah

Merawat Veneer & Pantangan Veneer Gigi

Berikut ini tips merawat gigi yang telah di veneer, menyikat gigi rajin 2 kali sehari pagi dan malam sebelum tidur, disarankan setelah menyikat gigi menggunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi, selain itu dianjurkan rutin memeriksakan kesehatan gigi dan gusi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali agar struktur dan kondisi veneer gigi lebih tahan lama. Sementara pantangan veneer gigi adalah mengurangi konsumsi makanan yang dapat meninggalkan noda seperti seperti soda, wine, teh, rokok, dan kopi, hindari makanan bertekstur keras karena veneer gigi beresiko pecah bila terbentur keras.

Harga Veneer Gigi di Jakarta

Harga veneer gigi dihitung per gigi, harganya ditentukan dari jenis veneer yang ingin dipakai, apakah direct veneer / veneer komposit atau indirect veneer / veneer porselen serta berapa banyak gigi yang akan diveneer. Veneer komposit jelas lebih murah karena sifatnya yang kurang tahan lama. Harga veneer gigi komposit ini sekitar 1 sampai 2 juta rupiah per gigi. Sementara harga veneer porselen gigi sekitar 3 sampai 9 juta per gigi. Harga veneer gigi porselen memang mahal, tapi mengingat ketahanannya yang bisa dipakai sampai 15 tahun, saya rasa harganya bisa dibilang murah

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pembuatan veneer gigi dan appointment dengan dokter spesialis konservasi bisa hubungi kontak kami:
Call: 0896-0194-4252
WA : 0899-4880-433
Line: toothsignature

 

 

 

 


before-after-bleaching-gigi.jpg
23/May/2018

Gigi mempunyai peran penting saat seseorang tersenyum dan berbicara. Kecantikan seseorang bisa dinilai dari kondisi gigi. Warna gigi merupakan salah satu unsur yang pertama kali dinilai karena mempengaruhi perhatian sosial dan psikologis. Tidak semua orang memiliki gigi putih. Perubahan warna gigi dapat disebabkan oleh konsumsi bahan makanan berlebihan seperti kopi, teh, makanan berwarna atau tembakau, obat-obatan tertentu seperti tetracycline, terjadi benturan gigi yang menyebabkan gigi menjadi non vital, dan perubahan warna gigi karena pertambahan usia, perubahan warna dapat terjadi karena defek pada saat perkembangan gigi antara lain fluorosis, dan perubahan warna gigi karena restorasi dapat disebabkan karena logam amalgam dan komposit.

sebelum sesudah bleaching gigi
before after bleaching gigi

Tren memutihkan gigi menjadi pilihan beberapa orang untuk meningkatkan percaya diri saat berbicara dan tersenyum. Memutihkan gigi  juga sering disebut dengan bleaching. Bleaching adalah perawatan untuk mencerahkan warna gigi menggunakan aplikasi bahan kimia yang mengoksidasi pigmen organik dalam gigi. Perawatan ini akan memberikan efek gigi menjadi lebih putih dan cerah. Bahan yang digunakan untuk bleaching yaitu hydrogen peroxide atau carbamide peroxide pada konsentrasi tertentu.

Berdasarkan metodenya, bleaching dibedakan menjadi dua yaitu bleaching in office dan home bleaching. Bleaching in office hanya dapat dilakukan oleh dokter gigi di klinik dokter gigi. Waktu yang dibutuhkan sekitar 1 jam dan gigi akan langsung tampak putih dan cerah setelah perawatan. Bahan yang biasanya dipakai adalah hydrogen peroxide. Home bleaching merupakan bleaching yang dilakukan di rumah dengan menggunakan bahan bleaching yang konsentrasinya lebih rendah daripada bleaching in office sehingga gigi menjadi putih setelah beberapa hari pemakaian. Bahan yang biasanya dipakai adalah carbamide peroxide.

Indikasi perawatan bleaching yaitu pada gigi yang mengalami perubahan warna karena proses menua, konsumsi makanan dan minuman, fluorosis, serta obat, antara lain tetrasiklin. Kontra indikasi penggunaan bahan pemutih gigi karena alergi terhadap komponen bahan pemutih gigi, gigi yang sangat sensitif, hamil, restorasi gigi anterior yang berubah warna, anak- anak yang usianya dibawah 16 tahun karena dapat menyebabkan sensitif yang berkepanjangan.

Mekanisme kerja bahan pemutih gigi yaitu dengan cara masuk melalui email ke tubuli dentin dan mengoksidasi pigmen pada dentin, menyebabkan warna gigi menjadi lebih muda sehingga gigi akan terlihat lebih putih. Jadi jangan khawatir, prosedur ini aman dan tidak merusak email gigi.

 

bleaching gigi teknik pemutihan gigi

Ilustrasi mekanisme kerja bahan pemutih gigi ( credit: polawhite.com.au)

 

Prosedur bleaching in office dimulai dengan pembersihan gigi dari sisa makanan yang menempel pada permukaan gigi. Selanjutnya akan dilakukan penentuan warna awal sebelum tindakan bleaching agar dapat dievaluasi hasil sebelum dan setelah perawatan. Isolasi daerah bibir menggunakan cheek retractor dan didaerah gusi menggunakan gingival barrier. Hal ini bertujuan untuk mencegah bahan bleaching mengiritasi jaringan lunak disekitar rongga mulut. Setelah itu akan dilakukan aplikasi bahan bleaching di permukaan gigi dan dilakukan penyinaran selama 15 menit setiap satu sesi. Aplikasi bahan bleaching biasanya 3 sampai 4 sesi. Setelah selesai permukaan gigi dibersihkan dengan air dan dilakukan penentuan warna untuk mengetahui hasil perawatan.

Kelebihan dari prosedur bleaching adalah gigi akan lebih putih dalam waktu cepat, merupakan perawatan konservatif yang paling ringan dan aman untuk merawat perubahan warna gigi.  Sedangkan kekurangannya yaitu hasil perawatan ini tidak bersifat permanen sehingga gigi akan menjadi kembali ke warna semula kurang lebih setelah 8 bulan. Selain itu setelah perawatan bleaching seringkali gigi menjadi lebih sensitif selama beberapa hari dan jika bahan bleaching berkontak dengan jaringan lunak seperti gusi dan bibir maka dapat menyebabkan iritasi.

Hal-hal yang perlu dihindari setelah perawatan bleaching yaitu selama 7 hari pertama setelah perawatan hindari mengonsumsi teh, kopi, buah naga, dan merokok. Apabila semakin sering mengonsumsi makanan atau minuman tersebut maka semakin cepat gigi berubah ke warna semula. Selain itu untuk mengatasi gigi sensitif setelah bleaching dapat menggunakan pasta gigi anti sensitif atau melakukan perawatan desensitisasi ke dokter gigi. Sebaiknya jika ingin melakukan perawatan bleaching selalu konsultasi kepada dokter gigi terlebih dahulu agar hasil perawatan lebih memuaskan dan menghindari efek samping setelah bleaching.


shutterstock_77455267.jpg
23/May/2018

Gigi yang sehat, rapi dan putih cemerlang merupakan dambaan semua orang. jika pekerjaan anda mengharuskan anda untuk berinteraksi dengan banyak orang, penampilan yang baik serta gigi yang putih cemerlang tentunya menjadi sangat penting.

Mengapa gigi yang putih itu penting?

  1. Gigi yang putih membuat penampilan anda lebih menarik

seperti yang kita ketahui, penampilan adalah hal yang pertama kali diperhatikan dalam interaksi kita dengan orang lain. Senyum kita adalah bagian dari penampilan kita. Tentunya kita tidak mau bertemu dengan klien, kolega, teman, atau keluarga kita dengan gigi yang terlihat kotor, kekuningan atau kehitaman. Bahkan seseorang dengan wajah yang cantik/tampan akan menjadi terlihat tidak menarik jika gigi geliginya kekuningan dan berjejal.

  1. Gigi yang putih akan membuat anda merasa lebih nyaman dan percaya diri

Anda akan lebih mempunyai rasa percaya diri bila anda memiliki gigi yang sehat dan putih cemerlang. Gigi yang kekuningan sebaliknya membuat anda kurang percaya diri, tidak nyaman dan bahkan anda merasa malu untuk tersenyum lewat dan tertawa karena khawatir gigi anda akan terlihat orang lain. Kepercayaan diri tentunya merupakan salah satu faktor penting bagi anda dalam kesuksesan anda mendapatkan pekerjaan, menghadiri suatu acara yang peting,bertemu dengan orang banyak, dan kesuksesan dalam hal-hal lain.

 

 

Apa penyebab gigi menjadi berwarna kekuningan/kecoklatan atau DISKOLORASI GIGI

-merokok
-minum kopi dan teh secara rutin
-faktor genetik
-faktor penuaan
-makanan-makanan yang menyebabkan perubahan warna
-penggunaan antibiotik Tetracycline dan doxycycline pada anak-anak yang giginya masih dalam tahap tumbuh kembang

 

Diskolorasi gigi, dapat dibagi menjadi 2 jenis:

  1. Diskolorasi ekstrinsik

Merupakan diskokorasi yang muncul pada permukaan gigi karena gigi terekspos dengan makanan dan minuman yang berwarna gelap serta rokok. Diskolorasi ekstrinsik yang superfisial bisa dihilangkan dengan menyikat gigi, sedangkan diskolorasi ekstrinsik yang persisten dapat menembus dentin sehingga diperlukan prosedur pemutihan gigi.

  1. Diskolorasi intrinsik

Merupakan diskolorasi yang muncul dari struktur gigi itu sendiri, misalkan dari trauma/ benturan pada gigi yang menyebabkan gigi mati, usia, pemakaian antibiotik tetracycline saat pembentukan gigi masih berlangsung. Diskolorasi jenis ini dapat dilakukan pemutihan gigi namun hasil yang didapat kurang maksimal. Alternatif solusi untuk mengatasi diskolorasi intrinsik adalah dengan dental veneer

 

 

Prosedur pemutihan gigi

Ada 2 jenis prosedur pemutihan gigi:

  1. In-office whitening

Dalam prosedur ini, pemutihan gigi dilakukan dalam satu kunjungan dan dilakukan oleh dokter gigi. Sebelum dilakukan prosedur ini, gigi geligi pasien akan dibersihkan dahulu dari karang gigi dan plak yang kemungkinan menempel pada permukaan gigi. Gusi pasien kemudian diproteksi dengan gingival barrier untuk mencegah bahan pemutih berkontak dengan gusi. Bahan pemutih gigi (hidrogen peroksida) dioleskan pada permukaan gigi dan disinar atau didiamkan selama 15 menit sampai (paling lama) 1 jam.

in office teeth whitening

  1. At-home whitening

Prosedur pemutihan gigi ini dapat dilakukan di rumah dan biasanya dibutuhkan beberapa kali aplikasi bahan pemutih gigi hingga diperoleh hasil yang diinginkan. Prosedur ini juga dapat dilakukan untuk mempertahankan putihnya gigi setelah prosedur in office whitening. Pada prosedur ini dokter gigi akan mencetak gigi pasien untuk dibuatkan tray bleaching  yang nantinya akan digunakan untuk meletakkan bahan pemutih gigi di dalam mulut pasien. Lamanya pemakaian/aplikasi bergantung pada besarnya konsentrasi bahan aktif pemutih gigi. Biasanya sekitar 1 jam sampai sepanjang malam.

at home teeth whitening at home teeth whitening

 

 

 

Bagaimana mempertahankan gigi putih anda

Untuk mempertahankan gigi anda yang baru diputihkan, dokter gigi biasanya akan merekomendasikan anda untuk:

– mengaplikasikan at-home teeth whitening setidaknya setahun sekali

– sebisa mungkin menghindari makanan dan minuman yang menyebabkan perubahan warna pada gigi

– bila makanan dan minuman tersebut tak bisa anda hindari, setidaknya berkumurlah setelah makan atau menggunakan sedotan untuk minuman seperti teh atau kopi

-menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyikat gigi dan memakai dental floss

 

Apakah prosedur pemutihan gigi aman dilakukan?

Prosedur pemutihan gigi cukup aman bila dilakukan oleh dokter gigi berpengalaman. Bahan yang digunakan pada prosedur memutihkan gigi adalah hidrogen peroksida atau carbamide peroksida. Bahan ini memutihkan gigi melalui proses oksidasi. Peroksida berpenetrasi melalui email gigi  kemudian mengoksidasi molekuk organik kompleks pada matriks email, mengeliminasi diskolorasi gigi, sehingga gigi menjadi terlihat lebih putih. Pada konsentrasi bahan peroksida yang sangat tinggi mungkin akan terjadi sedikit erosi dari permukaan email, namun proses erosi akan diatasi melalui remineralisasi dari air liur dan fluor.

 

Apakah efek samping dari prosedur pemutihan gigi?

Efek samping yang biasa terjadi adalah iritasi dari jaringan lunak mulut (bibir, gusi,lidah) dan hipersensitivitas gigi. Iritasi biasanya terjadi bila bahan pemutih tidak sengaja berkontak dengan jaringan lunak untuk waktu yang cukup lama. Hipersensitivitas biasanya terjadi jika konsentrasi bahan pemutih yang digunakan sangat tinggi dan bersifat sangat asam. Kedua efek samping ini bersifat sementara dan dalam derajat yang ringan, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Efek samping ini akan hilang dalam beberapa jam atau beberapa hari. Dengan pengerjaan prosedur yang hati-hati oleh dokter gigi, efek samping tersebut dapat diminimalisasi.


ToothSignature Klinik Gigi Kelapa Gading Jakarta

Tooth Signature adalah Klinik Gigi Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menyediakan layanan Spesialis Ortodonti dari Dokter Gigi - Dokter Gigi berpengalaman, lulusan terbaik dari berbagai Universitas Ternama di Indonesia.

Cari Spesialis Ortodonti Jakarta ?
Tooth Signature tempatnya

Created and optimized by SimpleBetter 2017. All Right Reserved