Please wait...

Apa Perbedaan Dokter Gigi Umum dan Dokter Gigi Spesialis Ortodonti

February 14, 2017 by admin0
rahang-atas-bawah-tidak-sinkron.jpg

Dokter gigi umum
adalah seseorang yang telah selesai mengambil pendidikan kedokteran gigi selama +/- 5-6 tahun yang berfokus pada kesehatan gigi, gusi, mulut dan rahang. Seorang dokter gigi di Indonesia akan mencantumkan gelar “drg.” di depan namanya, dan terdaftar dalam Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI).
Seorang dokter gigi dapat merawat berbagai permasalahan gigi dan mulut seperti penambalan/ perawatan gigi berlubang, perawatan gusi/gingivitis dan jaringan penyangga gigi, pembersihan karang gigi,  perawatan memutihkan gigj, dental check-up, pencabutan gigi, perawatan saluran akar ataupun pembuatan gigi tiruan.

Dokter gigi spesialis ortodonti / ortodontis
adalah seseorang yang telah terlebih dahulu menempuh pendidikan Kedokteran gigi sehingga menjadi dokter gigi (drg.), kemudian mengambil¬† dan menyelesaikan program spesialisasi ortodonti selama 3-4 tahun. Di Indonesia seorang Ortodontis akan terdaftar dan diakui oleh Ikatan Ortodontis Indonesia (Ikorti) dan biasanya mencantumkan gelar “Sp. Ort” dibelakang namanya.
Seorang dokter gigi spesialis ortodonti/ ortodonti mempelari secara khusus kelainan pertumbuhan dan perkembangan gigi dan wajah, maloklusi serta penanggulangannya melalui upaya preventif/ pencegahan, interseptif, dan kuratif/ pengobatan, baik secara bedah maupun non bedah, guna mengembalikan fungsi sistem stomatognatik dan estetika yang optimal.

Seorang dokter gigi spesialis ortodonti dalam prakteknya akan menangani kasus-kasus seperti:
1. Gigi berjejal
Gigi Berjejal
2. Gigi dengan spacing/berjarak-jarak

3. Kelainan hubungan rahang atas dan bawah dimana jarak gigi depan atas terletak jauh di depan gigi depan bawah (overjet besar)
Rahang atas dan bawah tidak sinkron
4. Gigi depan (anterior) bawah terletak di depan gigi depan (anterior) atas atau biasa disebut cameh / overjet negatif
cameh-overjet-negatif
5. Open bite/ gigitan depan terbuka
open bite gigitan depan terbuka
6. gigitan dalam (deep overbite)
gigitan dalam deep overbite
7. Interdigitasi yang kurang baik sehingga menyebabkan kelainan sendi temporomandibular

8. Kelainan susunan gigi dan rahang berkaitan dengan kebiasaan buruk, serta kasus-kasus lainnya

Jadi dari penjelasan di atas dapatlah disimpulkan bahwa baik dokter gigi umum maupun ortodontis keduanya adalah orang-orang yang memiliki keahlian dalam bidang perawatan kesehatan gigi geligi dan mulut, namun dokter gigi spesialis ortodonti mengkhususkan diri dalam mendiagnosis, pencegahan dan perawatan yang berhubungan dengan kelaianan gigitan (maloklusi).


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


ToothSignature Klinik Gigi Kelapa Gading Jakarta

Tooth Signature adalah Klinik Gigi Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menyediakan layanan Spesialis Ortodonti dari Dokter Gigi - Dokter Gigi berpengalaman, lulusan terbaik dari berbagai Universitas Ternama di Indonesia.

Cari Spesialis Ortodonti Jakarta ?
Tooth Signature tempatnya

Created and optimized by SimpleBetter 2017. All Right Reserved